Minggu, 08 Mei 2011

Milan Juara Serie-A2010-2011

posting kedua dalam sehari.... oke langsung ke TKP. ini tentang tim favorit saya, A.C. Milan Yang berhasil menjuarai Serie-A 2 Jempol setelah bermain imbang melawan AS Roma. Milan yang telah menghabiskan 25 pekan di pucuk klasemen Serie-A tidak bisa dikejar lagi oleh pesaing2nya lagi walaupun kompetisi masih tersisa 2 pertandingan sisa. salah satu pesaingya adalah rival sekota Internazionale Milano. di posting kali ini saya akan menampilkan foto dan komentar pemain dan Official Milan setelah menjuarai Serie-A di Stadion Olimpico, Kandang Roma.





















ADRIANO GALLIANI:
“Ini Scudetto kedelapan dan gelar ke-27 di era Berlusconi. Kami sangat senang. Tanpa mengurangi rasa hormat, dominasi Inter dalam lima tahun terakhir seharusnya bisa diakhiri lebih awal. Seseorang harus menghentikan mereka dan hanya kami yang bisa melakukannya. Kami akan tetap di sini di Roma karena kami harus mempersiapkan diri menghadapi laga Piala berikutnya lawan Palermo. Kami telah memenangi gelar liga, tapi kami harus berusaha memenangi satu trofi lagi di sini pada 29 Mei. Ini akan jadi laga yang sangat sulit di Barbera, tapi kami akan melakukan yang terbaik. Kami akan berkonsentrasi sepenuhnya lawan Palermo seperti biasanya. Untuk skuad yang dalam ini, kredit menjadi milik Silvio Berlusconi, yang telah menyediakan dukungan finansial yang dibutuhkan di musim panas dan Januari bagi aktivitas transfer kami. Di akhir pertandingan Van Bommel memeluk saya dan berterima kasih karena telah merekrutnya pada Januari. Saya harap para fans kami puas sekarang. Kami harus berterima kasih kepada presiden kami atas apa yang telah dilakukannya. Setelah lima tahun, para suporter Milan akhirnya punya alasan untuk bergembira. Kami telah di puncak klasemen selama 25 putaran dan kami akan memperpanjangnya menjadi 28. Ini sesuatu yang luar biasa.
Thiago Silva tampak bermain tanpa kerja keras karena ia terlalu bagus.
Abate fantastis, ia pemain yang paling meningkat musim ini. Kecepatannya luar biasa”.
MASSIMILIANO ALLEGRI:
“Saya pikir para pemain telah melakukan kerja yang luar biasa. Bahwa mereka menerima keputusan-keputusan saya adalah hal penting, itu membuktikan grrup ini bersatu. Kami memboyong semua pemain ke Roma, tapi 10 pemain harus menyaksikan pertandingan dari tribun. Saya sangat senang: ini tahun pertama saya di Milan dan saya telah memenangi Scudetto – Saya masih membiasakan diri dengan ide di sini. Saya berterima kasih kepada sang presiden, yang menginginkan saya memimpin tim, dan saya juga berterima kasih kepada Tuan Galliani dan para fans. Derby dan pertandingan di Fiorentina membuka jalan menuju gelar. Kami telah menghabiskan 26 putaran di puncak klasemen, kami tak mungkin meminta lebih dari ini”.

ARIEDO BRAIDA:
“Ini musim yang hebat, kami telah mmemenangi gelar dengan mengatasi semua rintangan. Kami telah bermain sebagai tim yang top dan saya percaya bahwa dengan sejumlah perubahan, skuad ini bisa memberikan banyak kepuasan kepada para fans. Milan adalah sebuah keluarga besar dan semua pemain luar biasa. Mereka menang berkat kegigihan mereka. Presiden kami sosok yang unik, ia selalu murah hati. Kmai hanya bisa berterima kasih kepadanya atas apa yang telah dan akan dilakukannya. Selalu ada ruang untuk peningkatan dan saya yakin kami akan jauh lebih baik. Pekan demi pekan, menyaksikan sesi latihan dan berada bersama tim, kita bisa merasakan adanya keinginan kuat untuk memenangi kompetisi ini. Kami punya pelatih yang telah membuktikan ia punya yang dibutuhkan untuk memimpin tim besar. Ia bukan seseorang yang menyukai sorotan, tapi ia pelatih yang bersahaja dan bagus.
Ibra jelas sangat penting, tapi saat ia tak main tim ini tetap menang, menunjukkan bahwa Milan tak bergantung pada Ibra. Pujian saya buat semua pemain kami. Saya pikir Barbara Berlusconi bakal punya banyak kesempatan untuk memenangi trofi-trofi lainnya di tahun-tahun yang akan datang”.

MARIO YEPES:
“Saya sangat puas, sangat senang. Saya percaya kami layak mendapatkan Scudetto ini. Kami tim sesungguhnya, kami telah menunjukkannya dari pertandingan ke pertandingan”.
ANTONIO CASSANO:
“Saya telah berkata sejak Februari bahwa kami akan memenanginya... bahkan saat para rival memperkecil jarak dengan kami... tapi kemudian kami selalu mengembalikan keunggulan kami”.
ALESSANDRO NESTA:
“Kami semua layak mendapatkan gelar ini setelah berada di puncak sepanjang musim. Semua orang sangat fundamental, tapi pujian khusus diberikan kepada to Ignazio [Abate]. Ia bermain di posisi lain musim lalu, tapi ia mampu beradaptasi dengan peran barunya dengan sempurna. Ia menjalani musim luar biasa”.
RINO GATTUSO:
“Ini salah satu kemenangan terpenting kami, karena ini muncul saat orang bilang kami telah habis. Mereka bilang saya dan sejumlah rekan setim sudah jadi bekas pemain. Saya sudah tahu kami bisa memenanginya saat sang bis mulai membuat keputusan besar. Ia telah bekerja sangat baik terutama di ruang ganti. Sebelumnya, hanya Ancelotti yang bisa membuat kami menerima jadi cadangan. Musim lalu, mereka yang tak main, membuat kontroversi. Sang bos telah menunjukkan bahwa ia bisa mengendalikan para bintang terbesar sekalipun. Seedorf sangat mengagumkan, dalam enam laga terakhir ia telah bermain amat sangat baik. Selama masih ada Galliani dan Berlusconi, Milan akan menjadi tim juara. Milan adalah sebuah keluarga, sebuah klub yang membuat kita merasa di rumah sendiri dan karenanya, tak seorang pun ingin pergi”.
CLARENCE SEEDORF:
“Kemenangan ini memang yang kami butuhkan. Tim ini telah menunjukkan pengorbanan besar dan persatuan dalam sebuah laga yang rentan. Kami bekerja baik, kami bahkan nyaris mencetak gol di babak kedua. Setelah pluit akhir, kami semua membiarkan emosi kami keluar. Saya pikir kemenangan ini akan membawa antusiasme dan keyakinan terhadap tim dan di masa depan kami akan berusaha memenangi gelar-gelar besar. Scudetto ini untuk semua fans kami”.
MARCO AMELIA:
“Ini momen terpenting dari musim yang panjang dan berat. Dengan memenangi derby kedua kami merebut angin dari layar Inter, dan karenanya membuat langkah besar menuju Scudetto. Menjadi bagian dari skuad ini sangat memuaskan, ruang ganti kami penuh dengan pemain hebat. Gambaran persatuan dalam kelompok ini terlihat berdasarkan fakta bahwa mereka yang jarang main selalu siap saat dipanggil. Tak akan buruk jika kami juga memenangi Piala Italia. Milan tim yang hebat dan karenanya selalu berambisi memenangi semuanya. Saat Rossoneri memanggil saya sudah tahu saya tak akan banyak tampil seperti biasa, tapi saya ingin berada di tim juara. Menjadi bagian dari grup yang membawa Scudetto kembali ke Milan adalah sebuah kebahagiaan besar. Kini, siklus kemenangan baru telah dimulai, masa depan yang cerah ada di hadapan. Saya menyesal buat para fans karena kami tak bisa bersama mereka di Piazza Duomo, tapi kami akan menebusnya pekan depan”.
IGNAZIO ABATE:
“Ini mimpi yang jadi kenyataan. Saya tergabung dalam klub ini selama 10 tahun dan saya tak pernah bisa membayangkan saya akan memenangi Scudetto satu hari nanti. Ini tahun yang fantastis. Saya berterima kasih kepada Tuan Galliani dan sang bos, yang telah selalu menunjukkan dukungan kepada saya dan yang ingin mempertahankan saya dengan segala cara”.
MARK VAN BOMMEL:
“Saat saya memasuki San Siro saya selalu merinding. Ini perasaan luar biasa. Yang terpenting adalah tim, bukan saya. Pujian saya buat klub ini, dan terima kasih kepada Tuan Galliani karena telah memboyong saya ke Milan!”

MASSIMO AMBROSINI:
“Sayang kami tak di Milan merayakannya bersama para fans, tapi kami akan menebusnya pekan depan. Tim ini punya kekuatan untuk mengubah wajah beberapa kali dan ini kualitas hebat dari tim kami. Semua pemain merasa berarti. Bahkan pada Januari, kami telah merekrut para pemain penting, seperti Van Bommel, dan setiap orang telah melakukan perannya”.
CHRISTIAN ABBIATI:
“Kini, kami hanya perlu merayakannya, tanpa bicara tentang individu. Semua dari kami telah memainkan peran penting. Saya ingin berterima kasih kepada semua yang telah bekerja di balik layar di Milanello”.

FORZA MILAN!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar